Seorang anak yang berinisial A.A tertangkap basah merokok di
kelas. Muridnya tidak terima, A.A menantang gurunya yang bernama Nur Kalim bertengkar.
Murid ini sungguh tidak sopan, A.A dia menarik kerah baju gurunya. Kemudian dia
pura-pura menonjok gurunya. Setelah begitu, A.A melepaskan cengkramannya dan
kembali ke tempat duduknya. Tak sampai disitu, A.A mengeluarkan sebatang rokok
dan kemudian merokok. Gurunya hanya diam saja melihat kelakuan kurang ajar
muridnya. Sungguh miris, teman-temannya tidak ada yang memperingatinya BAHKAN
mentertawakan gurunya. Ternyata kejadian itu direkam dan dimasukkan ke media
sosial. Kejadian itu kemudian viral. Alhasil, polisi turun tangan. "Kami menyayangkan adanya kejadian itu yang kemudian videonya viral. untuk itu kami menyikapinya. Terlebih sudah ada laporan" kata Kapolsek Wiringnanom AKP supiyan. Hal
yang lain juga serupa seperti seorang murid SD yang menantang gurunya. Kejadian
itu diakibatkan kurangnya khidmat kepada guru. Karena itu sudah seharusnya para
Orangtua mengajarkan kepada anaknya
tentang khidmat.
Definisi Khidmat
karena dengan Khidmat ilmunya jadi berkah, murid jadi lebih sopan, dll. Sekarang, bagaimana caranya Khidmat? Ini dia Adab-adabnya:
Definisi Khidmat
karena dengan Khidmat ilmunya jadi berkah, murid jadi lebih sopan, dll. Sekarang, bagaimana caranya Khidmat? Ini dia Adab-adabnya:
- Duduk sila: karena duduk secara sila (untuk laki-laki) itu sopan. Jangan selonjoran
2.
Dengarkan Guru: Bagaimana perasaan pembaca
ketika bicara tidak didengarkan? Sudah umum, menyebalkan. Karena itu
dengarkanlah siapapun khususnya guru dan orangtua.
3.
Tatap matanya: karena, menurut pengalaman saya,
menatap mata orang yang sedang berbicara membuat kita menjadi lebih fokus. Tetapi,
jangan kalian pelototi orang yang berbicara, nanti orangnya marah.
4.
Salaman dengan guru: karena, saya pernah
mendengar, menyalami yang lebih tua membuat kita lebih menghormati yang lebih
tua.
5.
Berbicaralah dengan baik dihadapan guru:
berusahalah bicara dengan volume yang normal.
6.
Berikanlah bantuan: Guru orang yang telah
membantu kita bisa menghitung, membaca, dan masih banyak lagi. Coba tanyakan
kepada guru apakah dia butuh bantuan? Kalau iya tolonglah jika mampu
7.
Berikanlah Hadiah: hadiah bisa berupa makanan,
minuman, uang. Usahakan bisa memberikan hadiah kepada guru pembaca.
8.
Doakanlah guru
Itu adab-adab yang bisa saya berikan. Maaf atas segala
kekurangannya.
Untuk Pelajar: Pentingnya Belajar
Ada pepatah arab yang mengatakan:
"Siapa yang ingin dunia (hidup di dunia dengan baik),
hendaklah ia berilmu,
siapa yang ingin akhirat (hidup di akhirat nanti dengan
senang) hendaklah ia berilmu,
siapa yang ingin keduanya, hendaklah berilmu."
Pepatah ini menjelaskan bahwa kita ini harus berilmu. Tanpa ilmu
kita tidak dapat makan. Coba dipikirkan, Masak nasi tidak menggunakan ilmu,
kira-kira berhasil tidak? Jawabannya tidak. Bahkan beberapa hadits mengatakan
bahwa ilmu lebih baik daripada sholat seratus rokaat. Berarti kira tidak perlu sholat? Bukan begitu maksud saya. jadi
orang yang tahu ilmu sholat dan melakukannya lebih baik daripada orang yang gak
tahu trus sholat seratus rokaat. Dan sebagai pengingat: “padi, makin banyak
bulirnya, makin merunduk” maksudnya makin banyak ilmu harus lebih rendah hati.
Bagaimana Solusinya untuk Pelajar Non-Khidmat?
Ini cara saya sendiri. Belajarlah menerapkan Adab-adab yang
saya tulis diatas. Tapi, bagaimana bagi
mereka yang tidak mau berubah? Saya pribadi tahu. Bahwa sulit untuk menjadi
lebih Khidmat. Karena itu dibutuhkan niat yang besar untuk mencapai Khidmat.
Semoga bermanfaat. Terima kasih yang sudah baca sampai
akhir, tidak ada terima kasih bagi yang baca setengah saja. Mohon maaf atas
segala kesalahan saya. yang benar dari Allah yang salah dari saya
Wassalamualaikum Wr. Wb.