Pelatihan Unity yang Kongkalingkong


Assalamualaikum! Ketemu lagi nih dengan Salman. Kali ini aku mau memberitahu kegiatanku selama Pelatihan Unity sampai Adventure
Pelatihan Unity
Jadi waktu itu aku lagi tergila-gila dengan Unity. Aku melihat di Youtube tutorial-tutorial Unity. Sampai pada suatu hari, ibuku memberitahu akan ada Pelatihan Unity, gratis. Tentu saja aku sangat senang. Tetapi ada satu masalah, Pelatihan itu tidak ada peserta lainnya. Ketika itu hanya aku saja yang baru daftar. Dan akhirnya aku mengajak orang yang mau bergabung,  seperti Naufan, Ammar, Wafa, dan Caca. Peserta bertambah, semangatku juga bertambah. Nah, kemudian aku bilang kepada mereka---lewat WA---agar memberitahu pelatihan ini kepada teman-teman mereka. Mereka menyanggupi. Sambil menunggu perkembangan, aku juga bilang ke orangtuaku agar pendaftaran pelatihannya dimasukkan kedalam group orangtua. Alhamdulillah, peserta makin banyak, kira-kira jumlahnya dua puluh orang.
Indra Fathia
Akhirnya, hari sabtu, kami semua berangkat kesana. Di tempat pelatihan sudah ada beberapa orang yang tidak kukenal. Oh iya, aku datang ke tempat pelatihannya itu bersama Naufan dan Ammar. Setelah menunggu agak lama, satu-persatu pun masuk. Beberapa yang masuk ada yang kukenal, diantaranya: Andro, dan Kifa. Seingkat cerita hampir semuanya masuk, hanya dua orang yang tidak masuk hari ini. Dan akhirnya dibuka kelas pelatihannya. “Assalamualaikum” kata seorang Guru, serempak kami menjawab salamnya. Guru itu memperkenalkan namanya. Nama guru itu adalah: Indra. dari wajahnya, kak Indra seperti orang kuliah-an. Dan ada satu guru lagi, kali ini perempuan. Nama gurunya: Fathia. Sama, kak Fathia-pun umurnya seperti mahasiswa kuliah-an. Setelah kedua guru memperkenalkan dirinya, kami ditanyakan namanya. Sang guru menunjuk salah satu orang, aku menoleh kebelakang. Aku gak kenal, pikirku. Orang yang ditunjuk memperkenalkan dirinya. Aku lupa namanya siapa. Dan setelah beberapa kali tunjukan akhirnya tiba juga di aku. Aku memperkenalkan diri dengan semangat sekaligus gemetar. Yang aku tunjukan adalah: nama lengkap, nama panggilan, umur, hobi, makanan kesukaan, cita-cita. Selebihnnya seperti kelebihan, kekurangan, dan alamat rumah aku sembunyikan. Akhirnya perkenalan-pun selesai.
Jadwal Ahoy!
Masih hari sabtu. Setelah berbasa-basi Kak Indra menunjukan selembar kertas berisi jadwal pelatihan. Kak Indra memberitahu bahwa nanti belajarnya hari Sabtu dan Minggu. Sebenarnya sih tiga hari, tetapi hari yang satunya lagi  bukan hari yang cocok. Hari selasa. Hari selasa aku sibuk hampir seharian, jadi, tidak mungkin untuk mengikuti perlatihan. Sambil diberitahu oleh Kak Indra, Kak Fathia memberikan jadwal pelatihannya. Aku melihat lembaran Jadwalnya. jadwalnya itu mirip kalender. Tapi ada sesuatu yang membuatku bingung. Warna-warna di Jadwal. Aku tidak mengerti apa maksudnya warna hijau, biru, dan merah (merah mungkin libur). Akhirnya, ketika diberi waktu untuk bertanya aku angkat tangan. “Kak, warna-warna dijadwal ini artinya apa?”, Kak Indra-pun menjelaskan satu-satu. ternyata, warna merah itu bukan libur. Lihat dibawah:
·         Warna Hijau: buat projek sederhana
·         Warna Biru:  libur
·         Warna Merah: Ujian
Hari Senin
Hype mode on!
Hari ini aku senang sekali. Bagaimana tidak? Aku beruntung karena bisa belajar Unity dengan gratis, bahkan belajarnya seminggu tiga kali. Hari seninnya aku datang dengan wajah penuh senyum. Aku bertanya kepada Ammar tentang Pelatihan Unity. Ammar bilang pelatihannya lumayan seru. Aku juga bertanya hal yang sama kepada Naufan. Naufan bilang lumayan seru. Ketika mau nanya Wafa, ternyata Wafa gak masuk hari ini. Pokoknya disekolah aku bersemangat.
Unty grup
Diberitahu di grup, bahwa nanti semua peserta akan dibuatkan grup khusus. Grup ini bernama Unty Classroom. Kalian menyadari pasti ada kesalahan penulisan. Bahkan beberapa teman, bilang di group begini: “ Kak! Itu kenapa nama grupnya ‘Unty’? 🤣” dan yang kurang lebih berkonotasi seperti itu. Di grup di beritahu kalau hari Minggu libur. Terimakasih Unty Grup! 🤣🤣🤣
Hari Sabtu
Unity C#
Sebenarnya aku sudah tahu dikit tentang Unity. Tetapi, agar aku lebih paham aku mengikuti pelatihan ini. Oke kembali kecerita. Jadwalnya, datang jam 12:00 siang pulang jam 2:30 sore. Ketika aku datang kesana, disana cuman ada satu orang, laki-laki, yang tidak kukenal. Kulihat dari wajahnya, sepertinya berumur 14 tahun atau kelas 2 SMP. Sambil menunggu aku berkenalan kembali. Aku tanya siapa namanya. Dia menjawab: Fatim. Aku perkenalkan balik namaku. “Kalau namaku Salman”. Kemudian aku tanyai berapa umurnya, kelas berapa, dimana sekolahnya, hobinya apa, dan lain-lain. Tenyata dia bersekolah di SMP Bina Harapan, kelas 2 SMP, umur 13 tahun, hobi main game, dan makanan kesukaannya lotek. Aku merasa anak ini unik. Dia baik, dan jarang bicara. Tapi aku yakin, pasti akan ada perubahan kalau sudah lama disini. Terlalu cepat kalau aku memutuskan orang begini atau begitu. Beberapa lama kemudian datanglah yang lain, orangnya masih belum kukenal. Sambil ngobrol-ngobrol dengan Fatim aku mendengar pintu kembali dibuka. Kali ini yang masuk Naufan. Aku senang dan langsung menyalami Naufan saat itu. Dan singkat cerita semua orang datang. tapi kali ini jumlahnya menurun drastis. Dari dua puluh orang, yang masuk hanya sembilan orang. Ya, sembilan orang itu termasuk aku, Naufan, Ammar, Fatim, dan yang belum kukenal. “kenapa jumlahnya jadi sedikit?” tanya Kak Indra agak keheranan. Dan, setelah Kak Indra dan Kak Fathia persiapan, acara langsung dimulai. Kak Indra membagi-bagikan software Unity Personal. Aku menolak, soalnya aku udah punya. Namun, timbul perasaan yang mengganjal hati. “Kak? Ini harus dibaca dulu lisensinya, takut ada apa-apa” kata aku memberi saran. Tetapi kak Indra bilang, “Gak udah, langsung aja, gak apa-apa kok”. Iya sih memang tidak apa-apa. Tetapi kalau ada perjanjian yang berbahaya bagi kita, yang rusak-kan leptop sendiri. Walaupun begitu, aku langsung meng-instal Unity tanpa membaca lisensi-nya L.
Dan akhirnya ketika Unity sudah berhasil diinstal, kami langsung menjalankan programnya. Kak Indra menjelaskan bagaimana cara memakai Unity. Setelah diberi tahu kegunaan ini-itu, Kak Fathia mengenalkan kepada kami C#, karena sudah pernah nonton tutorial di Youtube, aku udah tahu apa itu C#. tetapi, berhubungan pesertanya juga baru kenal, mereka kebanyakan merasa bingung. Setelah membuat beberapa program sederhana, kami diberi waktu beristirahat. Ketika sedang beristirahat Adzan berkumandang. Kak Indra mengajak kami semua laki-laki pergi ke Masjid. Sedangkan Kak Fathia mrngajak yang perempuan sholat di Mushola. Ketika tiba di Masjid, aku melihat Halamannya, luas banget! Masjidnya juga besar. Sayangnya, jamaah disana hanya terisi dua shaf. Selesai sholat aku kembali ke tempat pelatihan. Sambil perjalanan pulang, sambil ngobrol-ngobrol. Aku dan Naufan sedang berdiskusi pembuatan game yang sudah kami rencanakan. Sedangkan Ammar, bersama teman barunya membicarakan Roblox. Tak berapa lama kemudian, kami sudah sampai ditempat Pelatihan. Sesampai disana kami makan dulu. Kalau aku mencoba-coba beberapa progam yang aku ketahui. Gak kerasa sudah jam dua lebih lima puluh menit. Kami sudah diperbolehkan pulang.
Hari Minggu
Hasyim!
Pada hari Minggu, jumlah murid-muridnya meningkat kembali. Dan beberapa orang sudah kukenal. Misalnya: Fatim, Irna, Khadijah, Umar, dan Yanto. Pelajaran kali ini adalah membuat rencana. Rencana yang dimaksud disini bukan mencatat keuangan, tapi menggambar karakter game yang nanti kalian akan buat. Buat rencananya harus detail. Maksudnya detail gimana sih? maksudnya detail adalah:
1.       Membuat semuanya dari awal sampai akhir. Misalnya: tombol, karakter, main menu, pilihan teks, dll.
2.       Buat storyboardnya, gunanya menentukan jalan cerita. Apakah karakter utamanya mati, atau berhasil menyelamatkan jiwa orang. Terserah kalian
3.       Pilih Genre (untuk saat ini dikesampingkan) mau RPG, FPS, dll.
Kebetulan aku sudah pernah membuat detailnya, kerjaku menjadi lebih cepat aku hanya perlu membuat storyboardnya saja. Tetapi, kata Kak Indra,  rencananya terlalu bombastis. Kak Indra bilang, “rencananya yang terukur aja”, *hiks*. Akhirnya, waktu pembuatan habis. Setelah dibaca satu-persatu, Kak Indra memberi pujian kepada kami semua. “terimakasih kepada semua teman-teman, udah membuat rencananya sendiri” kata Kak Indra, Kak Fathia melanjutkan “ya terimakasih teman-teman. Eh, kalian, ada tau gak kenapa kalian harus membuat storyboard dan recana? Kenapa hayo?”. Kami semua bergeming. “kalau begitu kakak tunjuk ya!”, Kak Fathia menunjuk seseorang yang berada disamping aku. “nah, kamu… siapa sih namanya kakak lupa?” tanya Kak Fathia sambil nyengir. “Hasyim!”, jawab orang yang tadi ditunjuk. Semua langsung ketawa. Ternyata dari tadi idungnya udah gatal, tapi, bersinnya pas mau nyebutin nama. Garing ya? ~_~
Pelatihan Unity selesai
Setelah beberapa minggu pertemuan, akhirnya Pelatihan selesai. Sebagai perpisahan, kami ditugasi untuk membuat Game yang baik, gratis, dan bermanfaat.  Au berusaha memeras Otak untuk mendapatkan ide. Dan akhirnya aku mendapatkan rencana keren. Apa rencananya? Rahasia.

Hari Selasa
Tak ada hujan, tak ada angin
Ketika pulang dari hayat school, ibuku bilang kepadaku. “Kak Fathia sakit, jadi hari Sabtu libur”, kemudian Ibuku menyambung “Dan Kak Indra bilang, ‘doain Kak Fathia agar cepat sembuh. Amin’”. Aku pun mendoakan Kak fathia semoga cepat sembuh.
Beberapa Minggu
Sekarang, aku sudah pro dalam pembuatan game di Unity. Dan kali ini aku mencoba membuat game sendiri, dan berhasil. Aku memperlihatkan kepada mereka game buatanku. Dan kali ini, sudah tidak impossible membuat game besar-besaran. Sayangnya ada satu masalah yang akan menghalangiku. Adventure. Aku harus mempesiapkan barang-barang ke Jogja. Dalam waktu seminggu, Adventure akan menanti. Aku merasa sedih karena tidak bisa membuat game untuk sementara…
Hari peberangkatan
Menunggu dengan Membuat
Aku datang ke stasiun dengan tergesa-gesa. Untungnya jarak dari rumahku ke stasiun lumayan dekat. Tetapi ayahku tetap bersikeras mengantarkan aku kesana. Ya, kalau aku menolak dan memakai sepeda, siapa yang jagain? Maka aku menurut saja. Dan aku datang kesana dengan tepat waktu. Sambil menunggu yang lain, sambil menggambar. Keren, baru kali ini aku membuat rencana dengan sangat bombastis.
Tak perlu diceritakan lagi cerita yang sama. Kalau kalian penasaran bagaimana adventure-ku selama di Jogja, klik link ini:  http://butuhfotokeren.blogspot.com/2019/05/gak-bisa-pulang-dari-jogja.html#more
*cerita diatas tadi, banyaknya palsu. Ada yang asli, seperti Adventure ke Jogja. Sedangkan Unity Course tadi, itu palsu

Melengkapi yang tertinggal
Bermain gitar
Hari Rabu, hari yang semua kegiatannya gak ada. Kami, dan Kak Budi menyanyikan lagu. Kak Budi yang bermain Gitar, kami yang menyanyi. Lagu-lagunya berikut:

Zona Nyaman fourtwenty
Pagi ke pagi ku terjebak di dalam ambisi
Seperti orang-orang berdasi yang gila materi
Rasa bosan membukakan jalan mencari peran
Keluarlah dari zona nyaman
Sembilu yang dulu
Biarlah berlalu
Bekerja bersama hati
Kita ini insan bukan seekor sapi
Sembilu yang dulu
Biarlah membiru
Berkarya bersama hati
Waktu ke waktu perlahan kurakit egoku
Merangkul orang-orang yang mulai sejiwa denganku
Ke-BM-an membukakan jalan mencari teman
Bergeraklah dari zona nyaman
Sembilu yang dulu
Biarlah berlalu
Bekerja bersama hati
Kita ini insan bukan seekor sapi
Sembilu yang dulu
Biarlah membiru
Berkarya bersama hati
Diam dan mati
Milik dia yang tak bisa berdiri, berdiri
Diam dan mati
Milik dia yang tak bisa berdiri
Berdiri di kakinya sendiri
Sembilu yang dulu
Biarlah berlalu
Bekerja bersama hati
Kita ini insan bukan seekor sapi
Sembilu yang dulu
Biarlah membiru
Berkarya bersama hati
Kita ini insan bukan seekor sapi
Tanamkan pesanku
Agar tak keliru
Bekerja bersama hati

ada juga lagu yang lainnya. Tetapi, yang perlu kalian ketahui: Hidup itu perjuangan.
Rubik dimana-mana
Seperti biasa aku masuk dengan agak terlambat. Kulihat Upgrade masih seperti biasa. tapi ada yang membuatnya berbeda. Rubik. Seperti yang pernah kuceritakan, VKR tersebar ke semua orang yang berada di Upgrade. Dan sekarang, rubik yang awalnya hanya ada satu, sekarang menjadi ada tiga. Dan sekarang, aku menjadi banyak mendengar rumus baru seperti LBL, Rumus Ikan, Rumus Tank, dan Spop.
Murid Baru
Waktu itu kegiatan berlangsung seperti biasa, semuanya biasa. tapi, kali ini kami kedatangan murid baru, murid baru ini bernama Izza. Dia perempuan, dan dia pindahan dari sekolah yang aku lupa namanya. Beberapa minggu kemudian. Ketika aku, Azmi, dan Wafa sedang UN, kedatangan murid baru. Panggil saja Aka. Dia sering bermain bersama Ammar. Umurnya Tiga belas tahun, sama seperti aku. Dia suka bermain Roblox, sama seperti Ammar.
Keadilan Yang ditegakkan
Ketika kami bertiga, aku Azmi, dan Wafa, sedang UN ada yang melakukan kecurangan. Hal itu membuatku gelisah dan geram. Dihari pertama, orang itu memberi tahu jawabannya menggunakan Isyarat. Hari Kedua, dia berganti tempat duduk, dan bahkan, dia melakukan kecurangan itu menggunakan Hp. Aku yakin sekali dia membuka google, atau bertanya ke temannya lewat WA. Kecurangan itu makin menjadi-jadi dengan kekompakan yang kuat. Kecurangan itu diperparah dengan orang lain yang tak acuh. Makin parah lagi, ketika kami, Wafa dan Aku, melaporkan kejadian itu kepada prngawas, pengawasnya hanya bilang “oh” tanpa ditindak lebih lanjut. Ada juga cerita dari Kak Budi. Kak Budi waktu itu sedang berada diruang panitia. Ketika itu Kak Budi menemukan seorang guru sedang menulis. Bertanyalah Kak Budi kepada Guru itu, “Pak, lagi ngapain?”, Guru itu menjawab, “ini, lagi mengerjakan soal UN”. Kak Budi heran, mengapa guru mengerjakan soal UN yang padahal Gampang bagi sang guru? Kemudian Kak Budi kembali bertanya, “Memangnya buat apa Pak?”, guru itu kembali menjawab, “Buat yang gak masuk”. Terkejutlah Kak Budi. Kak Budi tidak mungkin menegur didepan banyak orang. Nah, pelajaran yang bisa pembaca ambil adalah: Keadilan itu seperti memegang batu bara yang panas. Jika menegakkan keadilan, pasti ada yang terlukai. Bahkan, tegakkanlah keadilan walaupun nyawa sebagai taruhan. Ada cerita lain, di suatu masa ada orang yang yang terbunuh. Tetapi hakim hanya bergeming.  “Orang” itu memperjuangkan hak keadilan itu. Hingga pada suatu hari, ketika dia sedang melakukan perjalanan menggunakan pesawat, dia diracuni oleh pilot, dengan cara dimasukkan kedalam jus-nya. Polisi itu dipenjara dan baru bebas pada tahu 2019. Pilot itu mengakui bahwa dia disuruh oleh seseorang. Sampai sekarang, misteri itu menjadi kasus paling besar di Indonesia. Tahukah kamu, siapa yang saya sebut sebagai “orang”? namanya terkenal, kebanyakan rakyat Indonesia mengetahuinua. Namanya: A. cara menegakan keadilan bisa dilakukan dengan banyak cara:
·         Aksi
Kalau pembaca melihat ada kecurangan atau tindakan dzolim, hetikanlah itu dengan aksi. Bisa dengan menghentikan secara langsung, atau meminta tolong kepada polisi.
·         Lisan
Jika pembaca tidak mampu menggunakan cara “aksi”, gunakanlah lisan. Misalnya pembaca melihat kecurangan yang terjadi ketik UN. Ingatkanlah orang itu.
·         Tolak dengan Hati
Jika pembaca tidak bisa melakukan kedua cara itu diatas, cukup tolak dengan hati. Ingatkan dalam hati bahwa perlakuan itu curang. Ingatkanlah kepada diri sendiri agar tidak melakukan itu
 Jika pembaca bahkan tidak mampu dengan semua cara tersebut. tanyakan kepada diri anda sendiri, “bagaimana keadaan hatiku?”
Permainan Jaman Now vs Permainan Jaman Old
Pembaca pasti sudah tahu, semakin berganti zaman, berganti pula teknologi yang ada. Mulai dari megirim pesan menggunakan surat, sekarang lewat email. Dulu kendaraan paling banter sepeda, sekarang jadi motor. Maka, permainanpun akan berubah. Yang dulu gasing, sekarang menjadi Handphone. Tetapi permainan Zaman Old dan Zaman Now itu memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Seperti gimana ceritanya. Simak tulisan berikut
Kemunculan Permainan Now & Old
Sebelum langsung meluncur kepembahasan positif dan negatif, perlu kalian ketahui bahwa kedua oermainan ini muncul dalam waktu yang berbeda.
·         Permainan Jaman Old
Permainan jaman Old muncul sekitar tahun 1990-an. Permainan jaman Old ini biasanya dimainkan bersama-sama.
·         Permainan Zaman Now
Permainan Zaman Now mulai muncul secara perlahan-lahan. Ada banyak sekali sejarah yang menjelaskan bagaimana adanya permainan Zaman Now. Hemat kata, permainan Zaman Now muncul ditahun 2000-an
Kelebihan dan Kekurangan
Setiap hal didunia ini pasti mempunyai kelebihan dan kekurangan. Termasuk kedua permainan tersebut.
·          Zaman Now
Dari segi Psikilogis, anak akan menjadi semakin kreatif. Tetapi dampak negatifnya anak akan menjadi penakut, karena dia tidak dibentur dengan dunia luar.
Dari segi sosial, anak akan menjadi bisa berkoordinasi dengan teman lebih baik diHP-nya. Tetapi anak akan menjadi Individualis di dunia nyata, karena anak cenderung akan memilih tempat yang sepi untuk berkonsentrasi.
Dari segi Sains positifnya beberapa bagian otak akan mengalami perkembangan, selain itu, game juga bisa meningkatkan konsentrasi, membuatmu semakin pintar. Tetapi sisi negatifnya adalah, radiasi yang dipancarkan dari layar menyebabkan mata orang menjadi minus. Selain itu karena terus dalam keadaan duduk  beberapa pembuluh darah menyempit.
·         Zaman Old
Dari segi psikologis, anak akan semakin kuat menghadapi dunia luar, karena, rata-rata permainan itu melatih mental mereka. Negatif: seandainya terjadi kecelakaan, memungkinkan mengalami trauma secara psikologis.
Dari segi sosial, anak akan semakin terbuka, dan anak akan memiliki banyak teman. Negatif: setiap orang itu ada yang baik dan jahat. Bila anak berteman dengan orang yang jahat maka dia akan ikutan menjadi jahat
Dari segi sains, tubuh akan terpapar oleh sinar matahari pagi  yang menyehatkan. Tubuh menjadi tahan banting karena luka. Sains juga membuktikan otak menjadi fungsi otak meningkat. Negatif: jika bermainnya siang-siang sinar UV akan membuat kulit menjadi semakin hitam.
Jadi, dari kedua permainan itu, pilih yang mana?
Pilihlah opsi ketiga: memilih keduanya. Kenapa? Karena semakin hari, zaman semakin berubah. Karena itu pembaca bisa memilihkan game edukatif. Tapi, jangan meninggalkan yang tradisional juga. Selain menyehatkan, permainan tradisional itu ciri khas indonesia, maka pertahankan.
Red hat
Kalian pasti sudah tahu jenis-jenis hacker yang beredar selama ini. Ada White Hat, Gray Hat,dan Black Hat. Tapi ada satu jenis hacker lagi yang pasti belum kalian ketahui. Red Hat. Red Hat itu tidak melakukan seperti apa yang dilakukan Black Hat, tidak seperti White Hat, tidak pula seperti Gray Hat. Tapi mereka lebih baik sekaligus tidak baik. Mereka mengakses website yang tidak bertanggung jawab, mendelete isi website tesebut, kemudian mereka keluar tanpa mengambil data dan tanpa merusak sistem. Yang dimaksud adalah, sistem tetap berjalan seperti biasa. Red Hat muncul baru-baru ini, 2019, di Indonesia. Dengan menggunakan nama palsunya: UR1c, dia mereta banyak website yang tidak bertanggung jawab. Berbulan-bulan para Hacker yang lainnya mencari Red Hat dengan julukan UR1c. uniknya, hacker ini selalu meninggalkan pesan yang baik didalam website yang telah diretasnya.
Paling segitu dulu cerita kongkalingkongnya. Dadah