Assalamualaikum. Hari ini saya akan menjelaskan tentang
kerja sama. Pertama-tama…
Definisi
kerja sama
Apa sih, kerja sama itu? Kerja sama itu adalah bekerja
barengan. Misalnya: mindahin meja yang besar gak bisa sendiri à barengan jadi bisa,
nyapu rumah sendirian lama à
nyapu barengan jadi lebih cepat. Jadi dijelaskan lagi, kerja sama itu adalah
melakukan hal dengan kompak, sudah saling setuju, dan barengan.
Manusia
butuh…
Manusia adalah mahluk yang bersosialiasi. Manusia adalah
mahluk yang memiliki akal. Tapi, walaupun manusia memiliki akal tetap saja
manusia membutuhkan bantuan. Ah, masa
sih? saya aja nyapu gak butuh bantuan bukan begitu. Memang bisa dikerjakan tapi
akan merasa sulit jadi kerja sama
itu gunanya untuk membuat mudah,
lagipula ngapain kenapa ngasih contohnya yang lagi nyapu?
Manfaat
yang didapat
Manfaat yang didapat dari kerja sama adalah:
11.
Menjadi
lebih cepat selesai (udah dijelasin)
22.
Saling mengerti satu sama lain
33.
Tolong menolong
44.
Menahan diri
5.5.
Dan lain-lain…
Segini contoh kerja sama dari saya. Mungkin diantara kalian
pernah merasa sebal kepada teman kalian. misalnya sedang ada perlombaan bola.
Teman kamu gagal mencetak gol pasti kalian marah. Tapi gimana lagi? Sudah lewat
kok!
Cerita
Kerja Sama
Aku pernah membaca satu kisah dari buku kak Andi Yudha yang
judulnya aku lupa. Jadi ada sekeluarga semut, mereka suka bekerja sama. Bawa
makan bareng-bareng makan juga bareng bareng. Tapi ada seekor semut yang gak
suka kerja sama. Namanya Mutam. Dia adalah semut yang paling besar diantara
semut-semut lainnya. Karena dia merasa badannya yang paling besar dan dia juga
merasa yang paling kuat dia akhirnya menjadi sombong. Karena itu dia tinggal
dirumahnya sambil pura-pura sakit. Saat itu sekelompok semut sudah siap mencari
makan. Mereka menanyakan dimana si Mutam. Salah satu temannya mengatakan bahwa
Mutam sakit, jadinya gak bisa ikut. Singkat cerita mereka pergi mencari makan. Setelah sekelompok semut itu pergi si
Mutam menyelinap keluar dari rumahnya. Dia
berkata dalam hati “hihihi, buat apa aku barengan? Kan aku besar jadi
gak perlu barengan”. Mutam berpikir mau kemana dia pergi. Tiba-tiba dia
mendapat ilham. “aku mau pergi aja ke toko roti, pasti disana banyak ceceran
roti”. Ternyata prediksi Mutam benar disana banyak ceceran roti. Mutam mencari
ceceran roti yang paling besar. Dia mengambilnya dan membawanya pulang untuk
dimakan sendirian. Baru beberapa
menit muam sudah kecapaian mengangkat roti itu. “ternyata roti ini berat” kata
Mutam terengah-engah. “sebaiknya aku istirahat dulu sebentar”, Mutam
menyenderkan darinya di sebuah pohon. Tiba-tiba… saat dia sedang beristirahat
ada dua semut merah mengeroyokinya! Kedua semut merah itu merampas rotinya
Mutam dan pergi. “hei! Jangan ambil rotiku!” kata Mutam dengan marah. “hahaha!
Ambil saja kalau bisa!” olok salah satu dari semut merah. Mutam menjadi marah,
dia berusaha mengejar semut merah tapi dia masih kelelahan sehingga dia cepat
kecape-an. Mutam memasrahkan roti itu. Tiba-tiba… keluarlah sekelompok semut
hitam! “berikan roti kami!” teriak semut hitam. Semut merah menjadi ketakutan
sehingga mereka melepaskan rotinya dan… lari tunggang-langgang! Mutam terkejut.
Mutam mengenali mereka. Mutam merasa malu kepada teman-temannya “maaf ya
teman-teman. Aku telah berpura-pura sakit…” kata Mutam dengan malu. “sudahlah
yang penting kita berhasil mendapatkan rotinya” kata salah satu temannya. Kemudian
roti itu diangkat bersama-sama. “ternyata lebih ringan ya kalau diangkat
bareng-bareng!” keluh Mutam. Teman temannya tertawa.
Nah bagaimana? Semoga tulisan ini bermanfaat bagi kita semua
sampai jumpa di PR berikut!