Assalamu alaikum semua! Ketemu lagi dengan saya disini. Hari
ini saya akan membahas “menentukan pilihan”. Kadangkala kita merasa kesulitan
menentukan pilihan yang dua-duanya kita ingin atau malahan tidak. Saya sebagai
penulis juga merasa sulit untuk menentukan pilihan. Begini tips-tips dari saya.
pikirkan
dahulu
Saya pribadi juga masih belajar, jadi YUK! Kita belajar
bersama-sama! Menurut pelajaran yang saya dapatkan jika diberi pilihan A atau B
pikirkan dulu Konsekuensi dari Pilihan tersebut. Contohnya, saya di ajak pergi
kerumah nenek tapi saya juga boleh di Rumah. Pilihan A (yaitu ke rumah nenek)
konsekuensinya saya tidak bisa main laptop, keuntungannya saya bisa bertemu
dengan sepupu disana dan nonton TV. Resiko bosan dan kesepiannya kecil. Pilihan
B (diam di rumah) konsekuensinya saya tidak bisa ngumpul di rumah nenek,
bertemu saudara dan sepupu. Resiko bosen dan kesepiannya besar. Jadi kalian
memilih yang mana? Kalau aku sih pilihnya ke rumah nenek. Kenapa alasannya? Baca
lagi pilihan yang tadi.
Meyakinkan
diri
Saya pernah menjadi ketua kamping di Hayat School (sekolah
kami pen.)
. ada beberapa kejadian yang membingungkan. Saat itu panitia membuat sebuah
game. Pemainnya minimal dan maksimalnya dua orang. Mainnya menggunakan papan
tulis. Nanti di kasih tulisan misaalnya “baso”, “kucing”, dll. Lalu papan tulis
ditaruh dibelakang kepala salah satu pemain dan pemain itu harus menebak
tulisan apa yang ada diatasnya. Kalau masih bingung silahkan tekan ini: https://www.youtube.com/watch?v=5mdBQkfsrIQ
kembali ke inti. saya harus memilih dua orang dari kelompok saya dan hasilnya
kacau. Kenapa? RAGU-RAGU!!! Asli, itu adalah puncaknya saya ragu-ragu. Ada
teman saya yang bertanya “ bagaimana kalau sudah menentukan pilihan?” “diyakinkan!”
kata bunda ( sebutan untuk guru kami) “ seandainya kita memilih pilihan A maka
kita harus memotivasi diri sendiri” begitu kata-kata “bunda” yang saya tangkap.
Intinya kita harus meyakinkan diri kita bahwa pilihan itu benar. Kalau salah? Berarti
ada kesalahan. Coba baca yang “pikirkan dahulu”.
*terima
kasih telah membaca tulisan saya. Mohon maaf atas segala kesalahannya*